Navigation Menu

featured Slider

Creative Computing

Digital Explorer

Berpikir Computational Thinking

Dari  situs bebras.id, definisi dari berpikir komputasional (Computational Thinking) adalah metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika). Tantangan bebras menyajikan soal-soal yang mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan kritis dalam menyelesaikan persoalan dengan menerapkan konsep-konsep berpikir komputasional.

Sedangkan tema materi informatika dari Mendiknas Indonesia untuk setiap jenjang didefinisikan sebagai berikut:

  1. PAUD dan SD: “Computing for fun”, peserta didik diajak mengenal dan mulai menggunakan komputer secara menyenangkan
  2. SMP : Computing as Tools and foundation, dimana sistem komputer dan aplikasi mulai dipakai peserta didik secara lebih serius untuk menunjang proses pembelajaran, dan dikenalkan aspek keilmuannya dalam bentuk visual.
  3. SMA: Computer Science, di mana peserta didik mendapat landasan dalam bidang informatika (ilmu komputer), yang lebih abstrak.




Tentang Bebras Indonesia

Bebras pertama kali digelar di Lithuania (www.bebras.org), merupakan aktivitas ekstra kurikuler yang mengedukasi kemampuan problem solving dalam informatika dengan jumlah peserta terbanyak di dunia. Siswa peserta akan mengikuti kompetisi bebras di bawah supervisi guru, yang dapat mengintegrasikan tantangan tersebut dalam aktivitas mengajar guru. Kompetisi ini dilakukan setiap tahun secara online melalui komputer.

Yang dilombakan dalam kompetisi adalah sekumpulan soal yang disebut Bebras task. Bebras task disajikan dalam bentuk uraian persoalan yang dilengkapi dengan gambar yang menarik, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami soal. Soal-soal tersebut dapat dijawab tanpa perlu belajar informatika terlebih dahulu, tapi soal tersebut sebetulnya terkait pada konsep tertentu dalam informatika dan computational thinking. Bebras task sekaligus menunjukkan aspek informatika dan computational thinking.

Kompetisi Bebras didirikan di negara Lithuania oleh Prof. Valentina Dagiene dari University of Vilnius pada tahun 2004. Bebras adalah istilah dalam bahasa Lithuania untuk “beaver” (dalam bahasa Indonesia adalah “berang-berang”). Bebras dipilih sebagai simbol tantangan (challenge), karena hewan beaver berusaha keras untuk mencapai target secara sempurna dalam aktivitasnya sehari-hari. Mereka membuat bendungan dari ranting-ranting pohon di sungai atau aliran air dan membuat rumahnya sendiri. Kompetisi ini disebut Bebras untuk menunjukkan kerja keras dan kecerdasan diperlukan di dalam kehidupan.

Kompetisi Bebras dilaksanakan setiap tahun. Negara yang sudah berpartisipasi mengikuti Bebras ada lebih dari 55 negara. Pada tahun 2018, jumlah peserta yang mengikuti Bebras Challenge mencapai lebih dari 2,75 juta siswa dari berbagai belahan dunia.

Setelah kunjungannya ke Indonesia pada bulan Februari 2016, Prof. Valentina Dagiene (Vilnius University, Lithuania), yaitu penggagas (founder) Bebras Internasional, mengundang Indonesia menjadi observer pada Workshop Internasional Bebras pada bulan Mei tahun 2016.

Indonesia berpartisipasi mengadakan Bebras Challenge untuk pertama kalinya pada bulan November 2016, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Komite Internasional Bebras.

Materi belajar dan challenge Bebras dibagikan di situsnya dan bisa diunduh, lalu dipelajari sendiri di rumah atau sekolah.

Bahan belajar Computational Thinking Tantangan Bebras Indonesia 2018 ini dibagi dalam tiga buku sesuaikategori, yaitu buku untuk Tingkat SD (Siaga), Tingkat SMP (Penggalang), dan Tingkat SMA (Penegak).

Berikut link unduhannya:

  1. http://bebras.or.id/v3/wp-content/uploads/2019/09/BukuBebras2018%20SD%20v.5.pdf
  2. http://bebras.or.id/v3/wp-content/uploads/2018/07/BukuBebras2017_SMP.pdf
  3. http://bebras.or.id/v3/wp-content/uploads/2019/09/BukuBebras2018%20SMA%20v.5.pdf
Ada catatan terkait hak cipta dari 3 file di atas yang perlu diperhatikan. 

Karya ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-No
Derivatives 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0)

Hal ini berarti Anda bebas untuk menggunakan dan mendistribusikan buku ini, dengan ketentuan:
  • Attribution: Apabila Anda menggunakan materi-materi pada buku ini, Anda harus memberikan kredit dengan mencantumkan sumber dari materi yang Anda gunakan.
  • NonCommercial: Anda tidak boleh menggunakan materi ini untuk keperluan komersial, seperti menjual ulang buku ini.
  • ShareAlike: Apabila Anda mengubah atau membuat turunan dari materi-materi pada buku ini, Anda harus menyebarluaskan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan materi asli.

Scratch Jr Bisa Dimainkan di Handphone Android

Scratch Junior atau Scratch Jr kini ada di ponsel android. Sebelumnya apps ini hanya ada di tablet android dan ipad. Tampilannya juga respoonsive sesuai dengan ukuran layar ponsel anda. Ini bisa memudahkan kita untuk mengenalkan konsep coding kids pada anak-anak atau siapapun yang baru saja kenalan dengan Scratch.



Untuk mengunduhnya, bisa buka Google Playstore dan cari Scratchjr.

KELAS ONLINE GRATIS SELAMA LIBURAN AKHIR TAHUN 2019.



KELAS ONLINE GRATIS SELAMA LIBURAN AKHIR TAHUN 2019. Buat adik-adik, ibu-bapak, guru, tutor, dosen atau siapapun yang tertarik mengenal konsep Coding dan Computer Science dengan cara lucu dan menyenangkan. Ayo simak kelas online di Facebook Page Kelasku Digital, setiap hari. Materi yang dipelajari adalah: Membuat animasi dan game sederhana menggunakan Scratch dan Kodu. Peralatan yang diperlukan: Laptop dan Akses Internet Cara belajar: Mandiri secara online di tempat masing-masing. Jadwal belajar: Setiap hari Metode belajar: 1. Live streaming tutorial membuat animasi/game dengan Scratch/Kodu 2. Sesi Praktek dan tanya jawab Update informasi akan diberikan di Instagram Story www.instagram.com/kelaskudigital
dan Facebook Page www.fb.me/kelaskudigital ini. Sampai jumpa mulai hari Selasa ya.

Ngobrol Tentang Coding di TPR Surabaya 2019







Mutiara Fhatrina

 Menurut diskusi saya bersama Sabar Abu Royyan. Coding pada anak fungsinya utk mengasah logika. Kenapa coding? Krn coding itu yg belajar terapan yg hasil nyatanya bisa dilihat secara langsung. Misal anak belajar logika dg pakai konjungsi, dll itu hanya sebatas pengasahan logika dg kata2 tanpa tahu hasil dr logika itu seperti apa.


Tita Puspitasari 

Perlukah di masukan ke kurikulum? Tidak.
Tapi kalau programming dijadikan ekstra kulikuler saya setuju.
Gak setiap org cocok jadi programmer.
Kalau ditanya apa manfaat belajar coding? Ya bisa bikin program, asah logika, dan bisa meningkatkan kemampuan problem solving secara logis dan sistematis.
Dasar pemrograman itu algoritma. Kalau ditanya apa manfaat org belajar konsep algoritma dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?
Algoritma itu adalah suatu urutan dari beberapa langkah yang logis guna menyelesaikan masalah.
Keuntungan belajar algoritma dan nerapin konsep algoritma ini dalam kehidupan sehari-hari anak, ya anak jadi terbiasa berfikir logis dan paham bahwa untuk mencapai suatu target itu ada proses dan urutan langkah logis tersistematis yg harus dia lakukan.
Ngajarin mesin untuk menjalankan sebuah intruksi itu harus detail.
Dari situ nanti si anak ini akan belajar jabarin sesuatu secara detail.
Terus kalau ada error, atau kesalahan. Dari pemrograman seorang anak akan paham bahwa error bisa terjadi karena parameter yg dimasukan tidak sesuai dengan aturan / tidak terdefinisi atau bisa saja karena intruksi yang dia tulis tidak lengkap.
Cara seleseinnya ya lihat kembali intruksi yg diberikan dan parameter yg diinput. Lalu jika ada instruksi yg tidak lengkap, ya lengkapi intruksinya. Jika ada parameter yg tidak sesuai aturan ya dibenerin. Nanti akan terbiasa anak kalau ketemu kesalahan di kehidupan, dia akan terbiasa lihat kembali ke intruksi dan langkah ala saja yg sudah dia lalui. Dia bisa benerin dari sana.
Cuma kasihan aku tuh kalau anak kecil di suruh mikir berat-berat. 😅
Coding itu cocok untuk anak SMP ke atas. Kalau anak SD yg belum baligh mah biarkan aja mereka nyerap ilmu lain. Anak SD mah asah komunikasi, attitude, imajinasi, motorik, dan kreatifitas aja. Otak kalau udah logis, cerianya beda. 😅🤣🤣🤣




  • Choiron Coding yang sesuai dengan hobby masing2 kelompok siswa.

    1. Coding untuk scientific dengan komputasi matematika dan fisika. Misal kalkulator sederhana, konversi suhu dan kalkulator massa indek tubuh.


    2. Coding berkaitan dengan seni, bisa untuk buat aplikasi sederhana membuat piano, animasi, dan multimedia lainnya.
    3. Coding untuk projek sistem informasi sederhana, CRUD.

    Fokus utamanya sih melatih logika pemrograman yang sesuai dengan minat.

    Platform bisa apa saja. Walau yang paling ringan mungkin yang berbasis web.

    Itu sedikit saran. 😊



    • Ana Osa Chic Saya dari background seni dan desain.. Pertama tama belajar coding sederhana untuk Web Desainer.. Dan awal awal sangat membingungkan sekali, logika dan matematika.

      Dari estetikanya Seni dan Matematika awal awal ga nyambung..
      Tapi lama2 nyambung juga loh. Kaget sih awal awal belajar HTML dan CSS. Menarik..
      Karena kita dituntut berlogika untuk memecahkan bagaimana interaksi User Interface dalam Interactive Web Design..
      Susah yaa dijabarkan teori jika belum praktek.. Emang kudu praktek biar logika jalan..

      saya tambahkan lagi.. jika dimasukkan kurikulum SMP lebih baik jadikan ekstra kurikuler.. tidak perlu mata pelajaran wajib.. karena mempelajarinya harus bisa terbuka, senang fun dan otak bisa masuk..



    Kelas Online Membuat Website Gratis dan Tidak Perlu Install Apapun

    Kelas Web Fundamental di DICODING INDONESIA

    Kelas membuat website gratis yang diselenggarakan oleh Dicoding Indonesia.

    Coba sobat klik tautan itu ya. Lalu pelajari dengan teliti dan tekun, satu per satu materinya.
    Nah untuk praktek ngetik codingnya, kamu bisa unduh dan install dulu beberapa code editor yang disarankan di materi kelas. Bisa Brackets, Notepad ++ atau Sublime Text editor. 

    Akan tetapi, jika ingin kenalan doang dengan coding. Atau belum cukup memori laptopnya untuk mengunduh sesuatu lagi, maka text editor atau tempat ngetik code ini bisa dilakukan secara online. Kamu klik saja CODEPEN.IO [ jangan lupa pakai huruf kecil semua ya ].

    Atau klik lansung saja di sini nih, https://codepen.io

    Nanti akan muncul tampilan beberapa PEN dan lain-lain. Eh, ingat untuk daftar alias SIGN UP dulu di codepen. 

    PEN itu semacam hasil ketikan coding kita, bisa disimpan dan dibagikan ke orang lain.
    Jadi kita pun bisa ngambil PEN punya orang, lalu mengotak atiknya secara online. Contohnya seperti di bawah ini:

    Coba klik : https://codepen.io/rachelandrew/pen/arOabY , akan muncul tampilan berikut. 


    Nah, sambil belajar tentang HTML dan CSS di DICODING, kamu bisa praktek ganti CSS warna atau HTML tulisan di link tersebut. Nanti hasil websitenya akan muncul di bawah, garis-garis ungu dan putih di atas itu ya. 

    Sebaliknya, kalau ingin membuat PEN baru untuk diri sendiri, akan ada 3 kolom kosong seperti ini, 


    Nah, kalau kelasnya online dan ngodingnya online, kebayang bisa dilakukan di laptop, tablet bahkan ponsel sekalipun. Dengan catatan, mata kamu cukup awas melihat deretan coding kecil-kecil nan njelimet itu di layar HP :)

    Silahkan dicoba. Untuk guru-guru di kelas, atau ngabuburit di cafe sambil nunggu teman alumni kumpul gitu, bisalah dicoba dua trik ini. 




    How To Start Coding Kids Class

    Sharing kali ini bersama grup member Komunitas Coding Mum Indonesia (KCMI).

    Obrolan dilakukan di grup telegram KCMI. Jika anda masih belum masuk sebagai anggota, silahkan mengisi form berikut:
    bit.ly/gabungkcmi

    Sebelum mulai kelas Coding Kids, perlu diketahui alasan kenapa diperlukannya kelas ini dibuka. Tentu saja bukan untuk memenuhi ambisi orang tua, supaya anak selalu sibuk dan habis waktunya. Atau yang biasa didengar, "biar nggak hape-an terus di rumah."


    Yang perlu disepakati adalah, kita memfasilitasi anak agar bisa menggunakan gadget/device/gawai dengan lebih produktif. Jadi anak diajarkan untuk membuat sesuatu, alias berkreasi dengan device-nya, entah itu laptop, tablet atau smartphone yang disediakann di rumah.

    Selain itu, kita memberikan kesempatan anak untuk berimajinasi, berekspresi dan berkarya dalam bentuk animasi atau game sederhana di platform coding kids.

    Alasan kenapa anak perlu belajar coding, bisa di baca di sini:
    Manfaat Anak Belajar Coding 

    Materi yang dibahas di REBOAN kali ini adalah:

    1. Kenapa anak perlu belajar coding
    2. Materi apa yang dipelajari di kelas Coding Kids
    3. Platform apa saja yang digunakan
    4. Spesifikasi laptop apa yang diperlukan
    5. Apa itu "Unplug coding"  [belajar coding tanpa gadget (bermain manual)]
    6. Bagaimana persiapan trainer
    7. Apa yang diperlukan untuk membuka kelas coding kids
    8. Apa saja kendala membuka kelas coding kids
    9. Berapa kisaran biaya yang diperlukan 
    10. Praktek bersama platform belajar Coding Kids. 

    Spoiler platform belajar creative programming di kelas Coding Kids, menggunakan:
    1. Kodu Game Lab : https://www.kodugamelab.com
    2. Scratch                : https://scratch.mit.edu
    3. Hour of Code      : https://code.org/learn atau https://hourofcode.com/id/learn

    Untuk Hour of Code, ada berbagai resources. Ada yang harus diinstall dulu di android/ios. 

    Untuk yang paling mudah dipraktekkan tanpa install apapun, dan bisa dimainkan di laptop atau tablet, adalah berikut ini https://code.org/minecraft

    Kenapa harus di tablet? apakah tidak bisa di HP saja?
    Sebenarnya bisa, tetapi layarnya kecil dan tidak responsive. Akan kesulitan menggunakan HP. 


    Anak Berkolaborasi Secara Alami Saat Belajar Coding


    Ada hal yang menarik terjadi di kelas Coding Kids. Beberapa anak tanpa diminta, saling membantu proses membuat game di kelas. Seperti yang tampak pada gambar, si kecil berkaos merah dengan semangat menunjukkan cara untuk menambahkan beberapa blok code pada game yang dibuat oleh temannya.

    Hal ini terjadi berulang-ulang, selama beberapa menit.

    Mengapa kejadian ini menarik? Karena sering kita mendengar hal negatif terhadap anak jaman sekarang yang suka menggunakan gadget. Mereka sering dituduh sebagai generasi yang cuek, antipati juga tidak peduli lingkungan sekitar.

    Ternyata, anak masih punya sifat alaminya untuk saling menolong dalam menyelesaikan sesuatu. Nah, karakter inilah yang bisa terus menerus dipupuk sambil anak dibiarkan mempelajari teknologi apapun, baik itu coding ataupun hal lain.

    Laptop, tablet, ipad, smartphone, ini semua hanyalah alat. Alat yang bisa digunakan dengan baik, jika kita tahu caranya. Sebaliknya, alat-alat tersebut bisa saja menjerumuskan anak-anak menjadi tidak baik, karena kita tidak tahu caranya.

    Perkembangan teknologi sudah tidak terbendung lagi. Bahkan dengan adanya teknologi pula, saat ini semua pekerjaan bisa dilakukan dengan mudah. Kita bisa meeting tanpa harus keluar rumah, yaitu menggunakan Skype, Zoom ataupun Google Hangout.

    Pekerjaan programmer juga biasanya dilakukan secara berkolaborasi dengan beberapa orang. Misalnya projek membuat satu website, akan memerlukan beberapa tenaga terampil, misalnya:
    1. programmer yang tugasnya untuk meng-coding,
    2. designer yang tugasnya untuk merancang tampilan UI/UX website yang akan dibuat,
    3. content writer yang tugasnya menulis isi dari website.
    4. content creator yang tugasnya membuat konten dalam bentuk video atau gambar
    5. web optimation yang tugasnya mengoptimasikan penyebaran website dengan baik sehingga website kita terlacak nomer satu di mesin pencarian.

    Dan lain sebagainya.

    Kelima tenaga terampil ini, saat ini tak perlu lagi harus bekerja dan bertemu dalam satu kantor setiap hari. Sudah mulai banyak dilakukan pekerjaan freelance, yaitu masing-masing orang bekerja di tempatnya sendiri-sendiri dan berkomunikasi melalui internet. Baik itu chat messenger seperti whatsapp, telegram, ryver ataupun stack. Dan juga membagikan tugasnya untuk bisa dilihat bersama menggunakan platform bernama Git Hub.

    Dari penjelasan singkat ini, sudah paham kan kalau teknologi tidak melulu akan memberikan dampak negatif pada anak-anak kita. Asalkan caranya tepat, dengan penguasaan teknologi, potensi anak-anak akan semakin melesat.


    Manfaat Anak Belajar Coding

    Learning how to code at young age can truly set up your child for a lifetime success. 

    Coding Kids yang juga dikenal sebagai computer programming, saat ini semakin meningkat trendnya di masyarakat.  Walaupun kelas belajar coding kids ini masih sedikit diadakan secara non formal. Namun permintaan orang tua semakin meningkat, bahwa computer programming ini bisa diajarkan di sekolah formal. Bahkan pemerintah sendiri juga berencana mencanangkan program tersebut.

    Bisa dilihat di berita pada laman berikut:

    1. Menkominfo Ingin Pelajaran "Coding" Masuk Sekolah 
      Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menkominfo Ingin Pelajaran "Coding" Masuk Sekolah", https://tekno.kompas.com/read/2015/09/10/13160077/Menkominfo.Ingin.Pelajaran.Coding.Masuk.Sekolah
      Penulis : Reska K. Nistanto
    2. "Coding" Siap Masuk ke Dalam Kurikulum Sekolah di Indonesia 
      Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Coding" Siap Masuk ke Dalam Kurikulum Sekolah di Indonesia", https://edukasi.kompas.com/read/2018/01/12/07015971/coding-siap-masuk-ke-dalam-kurikulum-sekolah-di-indonesia?page=all
      Penulis : Alek Kurniawan 


    Di Kelasku Digital, telah diselenggarakan kelas Coding Kids menggunakan platform game programming yang menyenangkan. Yaitu Kodu Game Lab dan Scratch MIT Edu.

    Coding Kids dengan Kodu Game Lab
    Tentu saja untuk anak-anak, belajar coding di awal tidak langsung menulis rentetan code yang bagi orang dewasa saja juga membingungkan. Akan tetapi menggunakan tools yang banyak gambar dan warna-warni. 

    Kodu dan Scratch, dua-duanya mempunyai fitur visual yang menarik. Bahkan orang dewasa akan suka membuat game sederhana dengan kedua tools ini. Dengan beberapa kali pertemuan, maka anak akan memamahi konsep berpikir ala programming, atau biasa disebut sebagai konsep Computational Thinking. Anak-anak memahami pola, cara memecahkan masalah dengan mengurainya satu per satu dan menemukan solusinya satu per satu. 

    Adapun manfaat anak belajar coding, bisa disimpulkan sebagai berikut:
    1. Dari ilmu komputer ini, akan terbangung keterampilan secara alami di bidang matematika, sains, pemecahan masalah, kerjasaam dalam tim, pembelajaran berbasis projek, seni kreatif dan lain sebagainya. Serupa halnya dengan kalimat yang sering diucapkan oleh Steve Jobs, "Coding mengajarkan anda cara berpikir" [Coding teach you how to think].
    2. Belajar coding sama seperti belajar bahasa asing. Semakin awal anda mulai belajar bahasa asing ini, akan semakin mudah memahaminya. Sama halnya ketika anda mulai mengajarkan anak balita untuk berbahasa Inggris, bahkan sejak dia dalam kandungan. Tujuannya untuk mengenalkan lebih dini, agar lebih mudah dipahami. 
    3. Anak akan siap menjadi pribadi kompeten di masa depan. Dimana kelak akan bermunculan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan teknologi yang sangat tinggi. Jika anak tidak dipersiapkan sejak sekarang, maka pekerjaan itu tidak akan bisa terisi dengan tenaga kerja yang berkualitas dan terampil. 
    4. Pekerjaan yang berhubungan dengan komputer akan membentuk lebih dari 60% posisi pekerjaan baru yang diproyeksikan di bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika).
    5. Pemrograman komputer mengajarkan keterampilan yang langsung relevan di pasar kerja saat ini. 
    6. Kekuatan komputasi ini diperlukan di hampir setiap industri, baik itu pendidikan, pertanian, hukum, konstruksi dan obat-obatan. bahkan fashion, kesenian dan juga kuliner juga semakin membutuhkan teknologi. 
    7. Menjadi programmer termasuk pekerjaan dengan gaji yang tinggi.

    Lalu bahasa pemrograman apa yang diajarkan pada anak-anak?

    Biasanya orang dewasa mulai belajar coding dengan mengenal lebih dulu bahasa pemrograman dasar seperti HTML dan CSS, yang digunakan untuk proses membuat website. 

    Akan tetapi jika ini diterapkan untuk anak-anak, mereka akan bosan, karena bentuk codingnya hanya deretan angka dan huruf. 

    Untuk anak-anak, sebaiknya dimulai dengan Visual Block Platform, seperti Kodu dan Scratch. Yaitu platform yang menerapkan kotak-kotak blok dan gambar lucu serta warna-warni dalam menyusun perintah-perintah codingnya. 

    Tampak blok kota-kotak CODE di Kodu Game Lab

    Tentu saja, pembelajaran coding kids ini disesuaikan dengan kondisi anak. Baik itu karakternya yang suka bermain. Juga aturan pembatasan melihat screen dan cara menggunakan laptop, tablet atau smartphone yang bijak dan sehat, juga diajarkan di sini. Yang penting adalah, Kelasku Digital, menyediakan suasana belajar coding dan teknologi dengan menyenangkan. 

    Sesi foto bersama selesai belajar coding Kodu

    Apa saja spesifikasi laptop yang dibutuhkan?
    Bagaimana jadwalnya?
    Adakah kelas online?
    Silahkan langsung ke website official Kelasku Digital di www.kelaskudigital.id untuk mendapatkan jawaban dan akses kontak langsung. 










    FASILITATOR DIGITAL LEARNING

    Metode belajar yang diterapkan di Kelasku Digital adalah Digital Learning. Metode ini juga kami ajarkan untuk para pegiat pendidikan dan sekolah


    Tools sebuah kelas belajar untuk bisa go digital sangat banyak. Hanya saja tidak banyak yang tahu harus mulai dari mana. Dan menggunakan tools apa. Mulai Kelasku Digital tak harus dengan tools yang rumit.


    Pelatihan Digital Learning Di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Lamongan


    PERTEMUAN PERTAMA







    PERTEMUAN KEDUA 



    Pelatihan Digital Learning untuk Guru (Kepala Sekolah juga hadir) MI, MTs, MA & SMK di Pondok pesantren Bustanul Ulum, Kec. Glagah Lamongan. . Di pertemuan kedua ini, materinya: Pendalaman Google Drive, pengenalan Google Classroom & Blog. . Peserta sudah mulai terbiasa, sudah cepat untuk mengikuti tahap yang saya ajarkan. Sudah tidak panik lagi seperti pertemuan pertama. . Kendala hanya di akses internet yang lebih lambat daripada bulan lalu. . Gaya saya mengajar sesuai kearifan lokal. Jadi banyak berbahasa Jawa dan mestine nambah guyon. . Tapi, guru pakai bahasa Jawa Kromo (yang halus), saya spontan pakai bahasa Jawa ngoko (kurang alus). Ngapunten bapak ibu,maklum arek Suroboyo asli 😂 . Antusias bagus walau fasilitas belum optimal. Yang penting semangatnya, bahwa Guru harus belajar mengenal teknologi dalam pembelajaran, untuk membiasakan anak didik juga melek teknologi. Sehingga kelak tidak ketinggalan jika sudah terjun di dunia kerja setelah lulus sekolah. . #traininghpr #kelaskudigital #digitallearning #googleforeducation
    Sebuah kiriman dibagikan oleh Heni Prasetyorini (@heniprasetyorini) pada

    Kelas Game 22 April 2018

    Serunya Bikin Game Dengan Tools Baru.


    Kita sudah sepakat ya ayah bunda,
    Jika anak kita gemar bermain game, sebaiknya diarahkan juga untuk membuat game.

    Apa perlunya?
    Jika anak belajar membuat game dengan tools yang tepat dan pengajar yang mumpuni, mereka bisa mulai mengenal bahasa pemrograman. Bisa dibilang bisa mengenal coding. Dan yang lebih penting terbiasa untuk berpikir kreatif dan menjadi kreator. 




    Serunya Bikin Game Dengan Scratch

    Tools: Scratch Game Maker

    Peserta usia SD (Sekolah Dasar)

    Pengajar: Dr. Indah Agustien Siradjuddin
    Dosen Informatika Universitas Trunojoyo Madura

    Investasi Belajar Rp.200.000,-

    Kelas dimulai dengan jumlah peserta minimal 10 anak, maksimal 20 anak.

    Lokasi belajar di Rumah Kreatif BUMN Bank Mandiri Surabaya
    Jl. Chairil Anwar 20 Surabaya

    Fasilitas: eModul, Snack, Makan Siang, Ilmu bermanfaat

    Daftar mengisi formulir berikut: http://bit.ly/daftarcodingkidskelasku


    ------------------------------------------------------------------------------


    FAQ
    [ Pertanyaan Yang Sering Diajukan]

    Kenapa anak perlu belajar membuat game?
    Ibaratnya jika dulu berkreasi dengan menulis karangan, zaman now anak bisa berkreasi dengan membuat game. Karena di sini anak belajar menggambarkan dunianya dengan lingkungan, aktor, karakter musuh, jagoan serta jalan skenario agar game-nya keren dan menyenangkan. Tentunya dalam merancang skenario ini diperlukan logika berfikir. Inilah tahap belajar mengenal pemrograman secara tidak langsung. 

    Anak saya masih kelas 2 SD, apakah bisa mengikuti?

    Bisa, berikut video presentasi Kevin, kelas 2 SD.
    Dia membuat game dengan konsep mengumpulkan robot.



    silahkan SUBSCRIBE CHANNEL KELASKU DIGITAL


    Apakah harus membawa laptop sendiri?
    Iya. Dan sebaiknya membawa MOUSE untuk memudahkan belajar.

    Laptop seperti apa yang harus dibawa?
    Minimal Celeron 4 GB, dan berikut spesifikasi laptop yang disarankan



    Apakah anak mendapatkan buku modul?
    Iya, akan tetapi modul berbentuk file yang akan disimpan di laptop anak.

    Apakah anak perlu mengunduh/menginstall sesuatu di rumah?
    Tidak. Anak akan diberikan file software di kelas dan akan diinstall di awal kelas oleh kami.

    Apakah anak mendapatkan makan siang?
    Iya. Anak akan mendapatkan snack dan makan siang

    Apakah anak mendapatkan sertifikat?
    Untuk saat ini, anak belum bisa mendapatkan sertifikat.


    Apakah kelas ini hanya satu kali pertemuan?
    Iya. Menyesuaikan waktu sekolah formal anak, maka kelasku mendesain pembelajaran di hari Minggu mulai pagi sampai sore. Setiap satu kelas mempelajari satu materi pembelajaran.

    Apakah akan ada pertemuan reguler?
    Iya. Akan ada kelas berikutnya bertingkat sesuai dengan level belajar mudah ke level yang lebih sulit. Dengan konsep masih di kelas hari Minggu, full day workshop dengan jadwal sebulan sekali untuk tiap materi.

    Materi apa saja yang akan diajarkan di Kelasku Digital ?
    Membuat game, animasi, blog, vlog, grafis dan website

    Di mana saya bisa melihat galeri kegiatan Kelasku Digital
    Bisa dilihat di beberapa media sosial berikut:
    Facebook Page : Kelasku Digital
    You Tube : Kelasku Digital
    Instagram: Kelasku Digital


    Jika masih perlu informasi lanjut silahkan WA ke 087851781356
    Atau klik link berikut untuk langsung chat http://bit.ly/infokelasku

    Kelas Website 1 April 2018

    Pada saatnya nanti, kalau kenalan sudah ga nanya lagi, nomer hapenya berapa?
    Atau bahkan akun instagramnya apa?
    Akan tetapi bakal salaman lalu nanya, link websitenya apa?

    Jika masa itu telah tiba, kece banget kan kalau kita udah siap dengan skill baru membuat website. Bisa nerima jasa pembuatan website pula. Asik tuh bisa belajar, praktek, sekaligus dapat "income" buat tambahan uang untuk beli kuota :)

    Dan...ini kabar gembira banget buat kamu. Kali ini. Wabilkhusus untuk pemula di ranah pemrograman, bikin websitenya bisa langsung drag and drop kayak masang puzzle. Jadi sementara ini kepala nggak akan pada berasap karena terpana melihat deretan coding di Bracket. Tapi bisa bikin website kayak mainan puzzle aja, atau tetris ya kalau pada tau.

    Tau kan? *biar mimin ga berasa paling tua nih


    Nah, tools yang dipakai adalah Divi Builder Wordpress.

    Nah, biar waktu ga habis karena mencari tutorial dan trial error mulu. Mending ikutan kelasnya mbak Hasna deh bareng temannya, sodaranya atau calon ibu mertuanya #eh. 



    FULL DAY WORKSHOP

    MAKE YOUR OWN WEBSITE

    TRAINER:  HASNA
    Female programmer, Founder Female Tech Pioneers PENS

    Minggu, 1 April 2018
    09.00 - 16.00 WIB

    Rumah Kreatif BUMN Bank Mandiri 
    Jl. Chairil Anwar 20 Surabaya

    Investasi Rp.200,000,-

    Fasilitas:
    Snack, Makan Siang, Web Building Skill

    Pendaftaran:
    WA 087851781356 (atau langsung klik bit.ly/infokelasku)

    Workshop Organize by Kelasku Digital
    www.kelaskudigital.com



    FAQ

    Tools Web Builder itu maksudnya apa dan seperti apa?

    Tools web builder adalah "alat" untuk membangun website dengan cepat. 
    Dengan cara DRAG & DROP, seperti halnya memasang puzzle

    Tools apa yang dipakai?

    kali ini yang dipakai adalah DIVI BUILDER WORDPRESS.
    Detilnya bisa dikepoin dulu ya di web ini, https://www.elegantthemes.com/plugins/divi-builder/

    Berikut keterangan singkatnya:






    Hasil websitenya seperti apa?

    Berikut contoh website yang bisa dibuat dengan Divi Builder Wordpress.
    Kece kan.....




    Jadi tidak perlu belajar CODING ?


    Kalau belajar CODING nya pasti perlu. Karena jika paham bahasa HTML, CSS dan Javascript akan lebih mudah menggunakan segala bentuk Web Builder lainnya.

    Akan tetapi di kelas ini, membuat website-nya bisa langsung tanpa perlu belajar coding dulu.
    Setelah bisa bikin beberapa website dengan Divi Builder, barulah kita masuk ke Kelas Coding Web untuk mendalami bahasa pemrograman.

    Apakah harus bawa laptop sendiri?

    Iya,
    Disarankan membawa juga mouse, charger laptop dan kabel olor.
    plus akses internet untuk berjaga-jaga dengan kestabilan wifi di kelas belajar.


    Siapa saja yang boleh daftar?
    Kelas ini untuk umum.

    Oke, pertanyaan lebih lanjut bisa langsung saja hubungi kami, langsung klik saja tombol berikut

    Kelas Game 25 Maret 2018

    Asiknya Membuat Game Sendiri.
    Anak-anak yang suka main game, ayo mulai diajak belajar membuat game.

    Caranya asik dan mudah. Kita menggunakan tool bernama Kodu Game Lab.
    Mau bikin game, tinggal pilih gambar dan template land yang tersedia. Lalu anak-anak bisa memilih interaksi apa yang akan terjadi. Apakah gamenya berbentu racing (balapan), atau shoot (menembak), atau meloncat dll.



    Peserta kelas dibuka mulai untuk kelas 1 SD. Kegiatan belajar dilakukan 1 hari sampai anak bisa membuat satu jenis game (One Day One Game).

    Kelas dimulai jika kuota peserta terpenuhi (minimal 10 orang, maksimal 20 orang). 
    Jika belum mencapai 10 orang, maka kelas akan ditunda.
    Jadi, ajak saudara dan teman-teman ananda ya ayah,bunda :)



    ----
    Kelas Coding Kids:
    Asiknya Membuat Game Sendiri

    Minggu, 25 Maret 2018
    09.00 - 15.00 WIB

    Rumah Kreatif BUMN Mandiri
    Jl. Chairil Anwar 20 Surabaya

    Investasi Rp.200.000,- / anak

    Fasilitas:
    - snack
    - sertifikat
    - ilmu yang bermanfaat

    Peserta:

    - Mulai kelas 1 SD - SMP
    - Anak belajar mandiri bersama teman di kelas

    Tool Belajar:
    - Kodu Game Lab

    Spesifikasi Laptop yang disarankan:


    Catatan:
    - Peserta membawa laptop + mouse 
    - Peserta membawa bekal makan siang jika diperlukan

    Pendaftaran:
    - WA 0878-5178-1356 (Heni)  atau langsung saja klik tombol di bawah ini:




    Kenapa Anak Perlu Belajar Membuat Game?


    Ini bisa menjadi jawabannya, bisa diklik tautan berikut ini:

    https://soundcloud.com/heni-prasetyorini/coding-kids-saatnya-anak-belajar-pemrograman